| ”tegar” |
aku berjalan di antara gerimis senja
terpaku sayu aku menatap bayangmu
langkahku gontai terpuruk pilu
mungkinkah diriku merana ?!
aq merasa sepi tanpa hadirmu
Kehampaan melanda jiwa dan hati
aku berusaha bangkit dari kegagalan
aku coba tersenyum dari kelukaan
aku hapus perih luka hati yang tersisa
aku pun berdiri tegak tanpa air mata
aku buka hati yang dulu sunyi
dan aku bisa berdiri walau aku sendiri
aku buang masa lalu jauh jauh
tanpa harus mengingat smua masa lalu
walau tanpa dirimu disisiku
aku tetap tersenyum
menatap hari esok yang menanti
aku akan terus tersenyum dan tertawa
walau tanpa hadirmu